blog img

Import China Indonesia – Kini, import barang dari China ke Indonesia semakin diminati oleh para pebisnis. Khususnya, para pemula yang ingin memulai usaha dengan modal yang relatif kecil. Pasalnya, China menawarkan berbagai macam barang dengan harga murah dan berkualitas tinggi. Karenanya, tidak sedikit pebisnis yang mulai mempertimbangkan untuk mulai import China Indonesia

Namun, sebagian besar pebisnis khususnya pemula masih bingung mengenai prosedur impor yang harus dilakukan. Mulai dari langkah awal dalam menentukan produk, biaya yang harus dikeluarkan, dan dokumen yang harus dipersiapkan. Artikel ini akan memberikan panduan secara lengkap tentang hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum memulai impor barang. 

Jenis Barang China yang Paling Banyak Diimpor ke Indonesia

import china indonesia
Photo by Maria Orlova -Pexels

Secara umum, ada beberapa jenis barang yang sangat diminati ketika melakukan import China Indonesia

Elektronik dan Gadget

Salah satu jenis barang yang paling diminati adalah peralatan elektronik dan gadget. Seperti laptop, handphone, tablet, mouse gaming, keyboard, kipas portable, hingga humidifier. Biasanya juga termasuk beberapa aksesoris pendukung seperti mic eksternal untuk audio, ring light untuk pencahayaan, serta tripod untuk menstabilkan perangkat. 

Produk Kecantikan

Ternyata, berbagai macam produk kecantikan dan skincare tools dari China yang sering digunakan sehari-hari juga sangat diminati di Indonesia. Hal ini didukung oleh inovasi modern dari China yang berhasil memadukan antara racikan tradisional dan modern dengan harga terjangkau. 

Fashion

Kemudian, China juga selalu up-to-date dengan berbagai tren fashion yang ada di pasar global. Bahkan, produk fashion masih terbagi lagi ke dalam beberapa kategori yang lebih kecil. Karenanya, Anda bisa menemukan berbagai jenis pakaian berdasarkan target pengguna (pria, wanita, anak-anak), style (atasan, bawahan, dress, outerwear), hingga fungsi (formal, olahraga, santai). 

Peralatan Olahraga

Seiring dengan bertambahnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, permintaan akan peralatan olahraga rumahan pun kian meningkat. Anda dapat memilih peralatan olahraga yang sesuai dengan tujuan olahraga, apakah itu untuk kardio, kekuatan otot, atau kelenturan. Faktor ini mendukung permintaan pasar yang stabil pada beberapa alat olahraga seperti dumbbell, treadmill, dan sepeda statis. 

Proses Import China Indonesia untuk Pemula

Jadi, apa yang harus dilakukan untuk memulai proses import China Indonesia? Berikut beberapa hal yang harus dipahami oleh pemula: 

1. Riset Produk & Segmentasi Pasar

Pertama-tama, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu sebelum melakukan impor. Proses ini dilakukan untuk memahami jenis barang apa yang sedang diminati di pasar lokal. Dengan begitu, Anda bisa menentukan produk sekaligus target pasarnya. Riset ini bisa dilakukan dengan melihat trend barang di marketplace lokal seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop. Kemudian, Anda bisa melihat volume keyword dan Google Trends untuk memvalidasi potensi pasar.  

2. Mencari Supplier Melalui Marketplace China

Setelah menentukan produk yang akan diimpor, saatnya untuk mencari supplier dari China. Pencarian dapat dilakukan melalui beberapa marketplace ternama dari China. Masing-masing platform pun memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing:

  • 1688.com: Menawarkan harga grosir lokal akan tetapi aplikasi menggunakan Bahasa Mandarin.
  • Alibaba.com: Menggunakan Bahasa Inggris dan cocok untuk pembeli internasional, tetapi pembelian harus dilakukan dalam jumlah besar. 
  • Taobao & Tmall: Cocok untuk pembeli retail atau sampling awal, akan tetapi harga sedikit lebih tinggi. 

3. Negosiasi MOQ, Harga & Kemasan dengan Supplier

Di China, biasanya supplier atau produsen akan menetapkan MOQ dalam jumlah besar. MOQ atau Minimum Order Quantity adalah batas minimum pembelian agar pesanan Anda dapat diproses oleh supplier atau produsen. Sebagai pemula, Anda disarankan untuk menegosiasi jumlah MOQ untuk meminimalisir potensi kerugian. 

4. Pengiriman & Forwarder

Selanjutnya, coba pahami beberapa opsi pengiriman yang tersedia hingga alternatif penggunaan jasa forwarder bagi pemula. Biasanya, pengiriman dari China ke Indonesia dapat dilakukan menggunakan dua metode yaitu menggunakan jalur laut dan jalur udara. Jalur laut menawarkan biaya layanan yang lebih hemat dengan waktu pengiriman yang lebih lama. Sebaliknya, jalur laut menawarkan biaya layanan yang relatif lebih mahal dengan waktu pengiriman yang lebih cepat. 

5. Pembayaran

Berikutnya, pastikan Anda menggunakan sistem pembayaran yang aman. Hal ini dapat dilakukan dengan menghindari segala jenis pembelian atau pembayaran ke rekening pribadi. Supplier terpercaya, akan menggunakan rekening perusahaan dalam proses transaksi mereka. Apabila memungkinkan, Anda juga bisa menggunakan sistem Escrow atau pembayaran bertahap. 

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Import China Indonesia

Photo by Gabrielle Henderson -Unsplash

Dalam melakukan proses import China Indonesia, coba perhatikan dokumen-dokumen ini: 

1. Invoice Pembelian (Commercial Invoice) 

Dokumen ini merupakan bukti transaksi sah yang sekaligus memberikan informasi tentang detail produk dari barang yang diimpor seperti jumlah dan harga barang. Invoice pembelian juga akan menjadi dasar perhitungan bea masuk dan pajak. 

2. Packing List

Dokumen yang berikutnya adalah packing list yang berisikan informasi terkait detail kemasan dan berat barang. Dokumen ini biasanya akan digunakan untuk membantu proses verifikasi Bea Cukai. 

3. Bill of Lading (B/L) atau Airway Bill (AWB)

Keduanya merupakan tanda terima dan kontrak pengiriman barang. Bill of Lading digunakan pada jalur laut, sedangkan Airway Bill digunakan pada jalur udara. Meskipun terlihat sama, ternyata kedua dokumen ini memiliki kebijakan yang berbeda menyangkut kepemilikan barang. 

4. Sertifikat Asal (Certified of Origin)

Terakhir dan tidak kalah penting, ada Certified of Origin yang memuat informasi terkait negara asal barang tersebut. Biasanya, COO akan dikeluarkan oleh otoritas berwenang di negara eksportir yang diakui oleh pemerintah Indonesia. 

Biaya-Biaya yang Harus Dipahami Pemula Saat Import

Tidak hanya dokumen yang diperlukan dalam proses import China Indonesia, Anda juga perlu memahami beberapa jenis biaya yang harus dipersiapkan. 

  • Harga barang dari supplier yang biasanya akan dipengaruhi MOQ (Minimum Order Quantity) dan kualitas produk.
  • Biaya pengiriman antar negara yang dapat berbeda-beda sesuai dengan volume dan berat
  • Pajak impor yang meliputi Bea Masuk (BM), Pajak Pertambahan Nilai (PPN Impor), dan Pajak Penghasilan (PPh Pasal 22 Impor).
  • Kemungkinan adanya biaya tambahan seperti biaya re-packing, handling, bahkan penggunaan jasa forwarder. 

Jangan ragu untuk mempercayakan proses impor kepada @rts.ekspedisi yang sudah memiliki pengalaman selama puluhan tahun dalam jasa import China. Bersama  RTS Ekspedisi , pengiriman barang pun menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman. Anda memiliki pertanyaan lain? Dapatkan konsultasi secara gratis dari RTS Ekspedisi bersama Alfi dan Nanda.

Baca Juga: