Import Barang dari China – Sesungguh, ada banyak masyarakat yang mulai mempertimbangkan untuk memulai bisnis akan tetapi terkendala oleh modal. Pasalnya, pebisnis pemula seringkali menganggap modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha harus besar. Padahal, ada banyak trik dan strategi yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis tanpa modal besar. Salah satunya adalah dengan melakukan import barang dari China.
Table of Contents
Di mana, Import barang dapat dilakukan dengan jumlah barang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga, Anda tidak harus menyimpan stok barang berlebih yang memperbesar risiko terjadinya kerugian. Kali ini, Anda akan diajak mempelajari tips dan trik untuk mengimpor barang dari China tanpa modal besar.
Kenapa Import Barang dari China Jadi Peluang Besar untuk Bisnis Online?

Alasan utama mengapa import barang dari China menjadi peluang bisnis online yang menjanjikan adalah harganya yang murah. Fakta ini didukung oleh beberapa faktor seperti harga bahan baku yang terjangkau, biaya pekerja yang lebih murah, hingga produksi yang dilakukan dalam skala besar. Dengan begitu, biaya produksi yang dibebankan per unit pun menjadi lebih rendah. Alhasil, importir memiliki kesempatan untuk memperoleh margin keuntungan yang lebih tinggi.
Pada umumnya, supplier di China hanya akan melayani pembelian dengan MOQ (Minimum Order Quantity) yang besar. Akan tetapi, importir tetap berpotensi untuk menemukan supplier yang menawarkan pembelian retail bahkan satuan. Meskipun, harga yang ditawarkan biasanya tetap relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan pembelian grosir. Pembelian dengan metode ini sangat disarankan ketika importir baru saja memulai usaha yang bertujuan untuk melihat respon pasar.
Selain itu, China juga menawarkan pilihan produk sangat luas. Mulai dari produk peralatan rumah tangga, fashion, alat elektronik dan gadget, hingga mesin industri. Selain beragam, China juga terus berinovasi untuk menciptakan produk terbaru yang sesuai dengan perkembangan pasar global. Hal ini tentunya akan mempermudah importir dalam menentukan produk yang akan diimpor.
Cara Import Barang dari China Tanpa Modal Besar

Lalu, apa saja yang harus dilakukan agar import barang dari China dapat dilakukan dengan modal seminimal mungkin? Coba simak 5 poin berikut ini:
1. Tentukan Produk yang Ingin Diimpor
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan produk dengan melakukan riset. Proses ini dilakukan untuk memahami jenis barang apa yang sedang diminati di pasar lokal. Dari sini, Anda bisa menentukan produk sekaligus target pasarnya. Anda bisa mengamati trend barang di marketplace lokal untuk menentukan produk yang paling diminati. Selain itu, Anda juga bisa memvalidasi potensi pasar dengan melihat volume keyword dan Google Trends.
2. Cari Supplier Terpercaya
Apabila sudah mendapatkan produk yang diinginkan, saatnya untuk mencari supplier dari China. Pencarian dapat dilakukan melalui beberapa marketplace ternama dari China. Di mana, masing-masing platform pun memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Perhatikan reputasi supplier/produsen, rating & review dari pelanggan sebelumnya, kualitas barang, hingga MOQ (Minimum Order Quantity) untuk memastikan profesionalitas perusahaan dalam melayani.
3. Urus Izin dan Dokumen Impor
Kemudian, pengurusan dokumen seperti NIB. API, NPWP, atau bahkan izin khusus (SNI, BPOM) ternyata berpengaruh terhadap biaya yang dikeluarkan. Meskipun tidak berpengaruh secara langsung terhadap harga yang diberikan oleh supplier, dokumen ini memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap perhitungan pajak. Sebagai contoh, kepemilikan dokumen NPWP akan memengaruhi tarif yang dikenakan dalam perhitungan Pajak Penghasilan (PPh Pasal 22 Impor).
4. Tentukan Jalur Pengiriman
Tips yang berikutnya adalah memiliki metode pengiriman yang sesuai dengan kebutuhan bisa. Barang dengan urgensi rendah bisa dikirimkan melalui jalur laut dengan harga yang lebih murah. Sedangkan barang dengan urgensi tinggi bisa dikirimkan melalui jalur udara dengan biaya yang tentunya lebih mahal. Biasanya, pengiriman jalur laut akan memakan waktu sekitar 20 – 35 hari kerja. Di sisi lain, pengiriman jalur udara hanya membutuhkan waktu sekitar 3 – 10 hari kerja saja.
5. Gunakan Jasa Forwarder untuk Proses Impor
Meskipun sudah mempelajari tips dan trik secara detail, tidak sedikit importir pemula yang masih merasa ragu untuk melakukan impor. Apabila hal ini terjadi, Anda bisa menggunakan bantuan forwarder terpercaya untuk membantu proses impor. Jasa forwarder ini akan bantu Anda dalam pengurusan dokumen, perizinan Bea Cukai, pengiriman, hingga barang sampai di alamat tujuan.
Tips Agar Barang Tidak Tertahan di Bea Cukai
Tidak terbatas pada cara melakukan import barang dari China dengan modal kecil, Anda juga harus memperhatikan tips agar barang tidak tertahan di Bea Cukai. Langkah yang paling utama adalah memastikan semua jenis dokumen impor yang diperlukan sudah lengkap. Termasuk dokumen wajib seperti commercial invoice, packing list, dan bill of lading/airway bill.
Apabila Anda mempertimbangkan untuk menggunakan jasa forwarder, pilihlah perusahaan yang berpengalamanan dengan prosedur bea cukai. Karena, jasa forwarder akan mengurus keseluruhan proses impor dari awal hingga barang sampai ke alamat tujuan. Tentunya, kesalahan dalam memilih jasa forwarder dapat berakibat fatal. Bahkan, tidak menutup kemungkinan adanya risiko penipuan yang dilakukan oleh perusahaan jasa forwarder.
Kenapa Pemula Sangat Disarankan Menggunakan Forwarder Seperti RTS Ekspedisi?
Agar proses import barang dari China berjalan dengan aman dan lancar, pilihlah jasa forwarder seperti RTS Ekspedisi yang sudah berpengalaman selama lebih dari 20 tahun.
Membantu Keseluruhan Proses
RTS Ekspedisi akan berperan sebagai perantara logistik yang akan mempermudah Anda dalam mengurus berbagai hal yang berkaitan dengan pengiriman dari China ke Indonesia. Mulai dari menentukan metode pengiriman yang sesuai kebutuhan, mengurus dokumen impor, hingga memastikan barang sampai di alamat tujuan dengan aman.
Layanan door-to-door dari China ke Indonesia
RTS Ekspedisi juga memiliki beberapa layanan pengiriman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Seperti layanan impor FCL (Full Container Load) door-to-door dan LCL (Less-than Container Load) door-to-door.
Konsultasi gratis & tracking real-time
RTS Ekspedisi menyediakan Portal Customer yang beroperasi selama 24 jam non-stop guna menjamin kenyamanan Anda selama bekerja sama. Termasuk, layanan konsultasi secara gratis yang diberikan oleh tim RTS Ekspedisi.
Sebagai jasa import China terpercaya, RTS Ekspedisi menawarkan solusi pengiriman barang yang nyaman dan mudah bagi anda. Termasuk transparansi biaya yang ditawarkan oleh @rts.ekspedisi yang dapat membantu anda dalam menyusun rencana pengembangan bisnis. Jangan ragu untuk menghubungi Alfi dan Nanda untuk mendapatkan konsultasi secara gratis dari RTS Ekspedisi!
Baca Juga:




