blog img

Beda Jasa Import dan Forwarder – Biasanya, pemula cenderung merasa bingung saat baru pertama kali melakukan impor barang dari China. Karenanya, importir pemula akan memilih untuk menggunakan bantuan dari pihak atau perusahaan yang lebih berpengalaman. Akan tetapi, apa beda jasa import dan forwarder? Meskipun keduanya sama-sama dapat membantu proses import, ternyata fungsi dan cara kerjanya berbeda. 

Pada artikel kali ini, Anda diajak untuk memahami perbedaan antara jasa import dan jasa forwarder. Mulai dari cara kerja keduanya, kelebihan, kekurangan, hingga rekomendasi terbaik untuk pemula. Dengan begitu, Anda bisa menentukan layanan mana yang paling cocok untuk kebutuhan bisnis. 

Apa itu Jasa Import dan Fungsinya?

beda jasa import dan forwarder
Photo by Fejuz -Unsplash

Mari kita pahami beda jasa import dan forwarder melalui pengertian dari apa itu jasa import. Jadi, jasa import adalah perusahaan yang memberikan pelayanan dalam membantu mengurus sebagian hingga keseluruhan proses import barang. Mulai dari pencarian supplier, pengurusan dokumen, perizinan impor, pajak Bea Cukai, hingga pengiriman ke alamat penerima atau door-to-door. Sehingga, jasa import dinilai lebih cocok untuk digunakan importir pemula karena lebih praktis dan efisien. 

Menggunakan jasa import memberikan keuntungan seperti:

  • Efisiensi: Dapat menghemat waktu dan tenaga karena urusan administratif dan teknis sudah ditangani oleh tenaga ahli.
  • Layanan: Mengatasi kerumitan regulasi dan prosedur kepabeanan yang kompleks.
  • Fleksibilitas: Memungkinkan importir untuk membeli dalam jumlah kecil tanpa perlu kontainer penuh.
  • Keamanan: Keseluruhan proses impor menjadi lebih aman dan terjamin karena ditangani profesional.

Apa Itu Jasa Forwarder dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Sedangkan beda jasa import dan forwarder dari pengertian apa itu jasa forwarder adalah sebagai berikut. Freight forwarder atau jasa forwarder adalah perusahaan memfokuskan layanan pada pengiriman dan logistik barang dalam jumlah besar. Biasanya, forwarder akan berperan sebagai perantara antara penjual luar negeri dan pembeli di Indonesia tanpa layanan pengurusan dokumen atau perpajakan.  

Beda Jasa Import vs Forwarder

Agar lebih mudah dipahami, perhatikan beda jasa import dan forwarder melalui beberapa poin sederhana ini: 

Legalitas & Regulasi

Jasa import dan forwarder memiliki perbedaan dari sisi legalitas: 

  • Jasa Import: Perusahaan jasa ekspedisi bisa menggunakan izin operasional yang lebih sederhana. 
  • Forwarder: Sedangkan jasa forwarder wajib memiliki surat izin usaha yang lebih kompleks seperti Surat Izin Usaha EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) dan EMPU (Ekspedisi Muatan Pesawat Udara). 

Transparansi Biaya

Dari segi transparansi biaya, keduanya menunjukkan perbedaan:

  • Jasa Import: Perusahaan yang terpercaya akan menawarkan biaya yang mencakup semua komponen atau all-in
  • Forwarder: Biaya biasanya lebih murah akan tetapi biasanya biaya tersebut belum termasuk tarif bea masuk (BM), PPN Impor, pajak penghasilan, hingga penyewaan gudang.

Lingkup Layanan

Kemudian, perbedaan lingkup layanan jasa import dan forwarder terletak pada: 

  • Jasa Import: Layanan jasa import mencakup pencarian supplier, pengurusan supplier, penanganan konsolidasi, perizinan Bea Cukai, hingga pengiriman ke alamat penerima. 
  • Forwarder: Secara umum pelayanan freight forwarder hanya memfokuskan pada pengiriman barang dari pelabuhan/bandar udara negara asal menuju pelabuhan/bandar udara negara tujuan. 

Skala & Volume

Selain itu, ada perbedaan skala muatan dari jasa import dan jasa forwarder: 

  • Jasa Import: Cocok jika digunakan untuk mengimpor dalam jumlah kecil-menengah seperti barang e-commerce atau retail (0-100 kg/-50 pcs).
  • Forwarder: Cocok jika digunakan untuk mengimpor dalam jumlah besar, produk berat, kontainer, hingga mesin industri.

Kapan Sebaiknya Pakai Forwarder vs Jasa Import?

Photo by Sarah B -Unsplash

Dari penjelasan terkait beda import dan forwarder, Anda bisa menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan berikut: 

1. Jasa Forwarder 

Jasa forwarder lebih cocok apabila digunakan ketika Anda membutuhkan kontrol secara penuh atas barang yang dibeli. Akan tetapi, hal ini berarti Anda harus siap untuk mengurus dokumen dan urusan kepabeanan secara mandiri. Terutama bagi barang-barang yang membutuhkan legalitas atau izin secara khusus seperti SNI atau BPOM. 

2. Jasa Import / Import Agent

Sedangkan penggunaan jasa import sangat disarankan bagi para pelaku bisnis yang baru saja memulai kegiatan impor. Pasalnya, jasa import akan mengurus segala keperluan yang berkaitan dengan proses impor seperti kelengkapan dokumen dan perizinan Bea Cukai. Namun, jasa import biasanya hanya melayani pengiriman dalam jumlah yang lebih kecil. 

Import Barang China bersama RTS Ekspedisi

Setelah memahami beda jasa import dan forwarder, Anda bisa semakin yakin untuk memilih jasa forwarder berpengalaman seperti RTS Ekspedisi. 

Layanan Impor Door-to-door

RTS Ekspedisi menawarkan beberapa layanan pengiriman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Seperti layanan impor FCL (Full Container Load) door-to-door dan LCL (Less-than Container Load) door-to-door

Tracking Real-time & Konsultasi Gratis

Terlebih, RTS Ekspedisi menyediakan Portal Customer yang beroperasi selama 24 jam non-stop guna menjamin kenyamanan Anda selama bekerja sama. Termasuk, layanan konsultasi secara gratis yang diberikan oleh tim RTS Ekspedisi. 

Transparansi Biaya

Terkadang, ada perusahaan pengiriman yang mencantumkan biaya layanan yang sangat murah padahal ada banyak biaya tersembunyi. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena RTS Ekspedisi menawarkan transparansi informasi biaya dan jenis layanan yang ada.  

Jangan ragu untuk mempercayakan proses impor kepada @rts.ekspedisi yang sudah memiliki pengalaman selama lebih dari 20 tahun sebagai jasa import China. Bersama  RTS Ekspedisi , pengiriman barang pun menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman. Anda memiliki pertanyaan lain? Konsultasikan secara gratis bersama RTS Ekspedisi melalui Alfi dan Nanda.

Baca Juga: